Gubernur Herman Deru : Pajak Jangan Hanya Dipungut, Masyarakat Juga  Butuh Informasi Kegunaan Pajak yang Telah Mereka Bayarkan

Gubernur Herman Deru dan Wakil Gubernur Mawardi Yahya menyampaikan bersama-sama SPT pribadi ke Kantor Pajak Sumsel di Kantor Gubernur Sumsel Kamis (18/3/2021) (BI/humas Pemprov SS)
  • HD-MY Kompak Sampaikan SPT Bersama

PALEMBANG, Begawan Indonesia.com  Meningkatkan kesadaran wajib pajak dalam menyampaikan Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT), Gubernur Sumsel Herman Deru dan Wakil Gubernur Mawardi Yahya menyampaikan SPT mereka dengan cara tak biasa.

Suasana penyampaian SPT Forkopimda Pemprov Sumsel di Kantor Gubernur Palembang (BI/humas pemprov SS)

HD-MY, panggilan akrab kedua pemimpin Sumsel itu bersama Forkopimda  kompak menyampaikan SPT melalui E-Filling dari Kantor Gubernur, bukan seperti yang sudah-sudah dengan cara datang langsung ke Kantor Dirjen Pajak Sumsel-Babel.

Menurut HD, cara tak biasa atau sedikit antimainstream ini hendaknya terus dilakukan Kanwil DJP  Sumsel Babel sebagai upaya jemput bola ke masyarakat. Dengan harapan adanya peningkatan kesadaran menyampaikan SPT akan mendongkrak penerimaan pajak sehingga berimbas pada kemajuan pembangunan di Sumsel.

Baca juga : Tinjau Pembangunan Jalan Tol Indrakaya – Prabumulih, Herman Deru: Mei 2022 Rampung  

“Memang sedikit berubah. Biasanya kita yang ke kantor Pajak tapi hari ini Kanwil DJP yang ke sini. Semoga ini dapat menjadi contoh agar masyarakat segera melaporkan SPT nya sebelum 31 Maret,” ujar HD pada Pekan Panutan Penyampaian SPT Tahunan Pajak Penghasilan Orang Pribadi, di Ruang Rapat Gubernur, Kamis (18/03/2021).

Di tengah situasi pandemi seperti ini pola pelayanan jemput bola dan e-Filling sangat disarankannya. Karena dapat memudahkan para WP menyampaikan SPT. Meskipun tidak biasa Ia yakin cara ini akan diminati para WP.

Herman Deru dan Mawardi Yahya (BI/Humas Pemprov SS)

“Karena tidak semua WP yang tidak menyampaikan itu bandel. Bisa jadi mereka tidak ada waktu jadi tidak sempat. Makanya Saya sangat mengapresiasi upaya ini,” ujarnya.

Untuk menggugah kesadaran masyarakat agar segera menyampaikan SPT-nya, pemerintahan kata HD juga perlu menunjukkan aksi-aksi seperti ini. Tujuannya tak lain untuk menunjang pencapaian target.

Baca juga : Resmikan SPBBM  di Ponpes Al Ittifaqiah Ogan Ilir, Herman Deru :  Inovasi Ini Bisa Jadi Role Model Bagi Ponpes Lainnya di Sumsel

Dalam kesempatan itu HD juga mengatakan, berbagai hasil pembangunan perlu juga diinformasikan kepada masyarakat agar mereka paham manfaat atas pajak yang telah dibayarkan.

“Jadi kami groundbreaking, kami meresmikan jalan itu bukan hanya jalan-jalan saja. Tapi untuk informasi ke masyarakat,” jelasnya.

Agar masyarakat sadar membayar pajak, HD juga menghimbau Kanwil DJP melakukan pendekatan yang pas. Selain mengajak warga membayar pajak, mereka juga mestinya ikut mensosialisasikan dampak dan manfaat yang dihasilkan dari pembayaran pajak warga.

“Selain itu dalam pelayanan HD juga menghimbau agar mengutamakan performa dan keramahan pelayanan sehingga WP menjadi lebih nyaman,” tandasnya.

Berfoto bersama (BI/Humas Pemprov SS)

Sementara itu Kepala Kanwil Direktorat Jenderal Pajak Sumsel dan Bangka Belitung, Romadhaniah mengatakan esensi dari pekan panutan pajak ini adalah meningkatkan kepatuhan perpajakan di Sumsel berdampak penerimaan pusat dan daerah.

Dikatakan Romadhaniah tantangan di tahun 2020 dan 2021 memang sangat tidak mudah. Dimana tahun 2021 penerimaan pajak ditarget meningkat 15% dari tahun 2020 sebesar Rp13,8 triliun.

Oleh karena itu Ia sangat berharap kerjasama dengan Pemprov Sumsel dan Forkopimda dapat mendukung tercapainya target penerimaan pajak baik pusat dan daerah.

Gubernur Sumatera Selatan
Herman Deru (BI/Humas Pemprov SS)

“Karena jika pajak pusat tercapai  maka DBH juga tentu akan meningkat. Untuk itu yang selama ini sudah berjalan baik kerjasmanya mudah-mudahan akan ditingkatkan signifikan,” katanya.

Sebagai upaya mencapai target tersebut saat ini DJP telah melakukan Tax Reform untuk memudahkan WP melaporkan pajaknya melalui E-Filling dan E-Billing.

Hadir dalam kesempatan tersebut.Forkopimda Sumsel, Pangdam II Sriwijaya diwakili Kasdam II Sriwijaya Brigjen TNI Muhammad Zamroni, S.IP, Kapolda Sumsel diwakili Kabid Keuangan Kombes Pol Heni Kresnowati, SE. MSi, Ketua Pengadilan Tinggi Sumsel diwakili Sekretaris Pengadilan Tinggi, Reno Sugiharto SH.MH, Ketua Pengadilan Tinggi Agama diwakili Hakim Tinggi Drs. H. Suyadi, SH.MH dan Kajati Sumsel diwakili Kasubbag Keuangan Kejati Dr Husni Tamrin. Kemudian Kepala Bapenda Sumsel Neng Muhaibah. (Humas Pemprov SS)